13 April 2011

ASI Eksklusif ; Tantangan Promosi Kesehatan

Tulisan ini pernah dimuat di harian Waspada tanggal 5 April 2011

ASI (Air Susu Ibu) tidak asing bagi masyarakat umum, terutama bagi kaum ibu-ibu, namun dalam prakteknya hanya sedikit yang memberikan ASI Eksklusif (pemberian air susu ibu saja tanpa minuman dan makanan lain selama 6 bulan). Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, cakupan pemberian ASI eksklusif bayi 0-6 bulan sebesar 27,2 persen. Jika dilihat lebih detail, pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan bahkan hanya 15,3 persen.

Menurut Budihardja (Kompas, 30/3), terjadi penurunan pemberian ASI pada bayi 0-6 bulan. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan, tahun 2002 pemberian ASI masih 40 persen dan pada 2007 turun menjadi 32 persen.Berdasarkan Riskesdas 2010, jenis makanan prelaktal yang paling banyak diberikan ialah susu formula (71,3 persen). Makanan prelaktal ialah makanan atau minuman yang diberikan kepada bayi baru lahir. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan kurangnya pemahaman ibu dan keluarga tentang manfaat ASI sehingga hal ini berpengaruh terhadap tindakan ibu dalam pemberian ASI kepada anaknya.

Manfaat pemberian ASI

Pemberian ASI Ekskklusif sangat bermanfaat baik bagi ibu, bayi maupun keluarga. Pertama, pemberian ASI kepada bayi pada 1 jam setelah lahir dapat menurunkan angka kematian ibu karena gerakan bayi dalam menyusu membantu menghentikan pendarahan pada ibu. Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia yang juga dokter spesialis anak, Utami Roesli, mengatakan, hasil penelitian Karen M Edmond di Ghana terhadap 10.947 bayi, inisiasi menyusui dini (IMD) menurunkan angka kematian bayi neonatus hingga 22 persen. Penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal Pediatric tahun 2006. Sementara pemberian ASI dapat menurunkan angka kematian bayi hingga 13 persen. Kedua, Pemberian ASI pada bayi akan meningkatkan perlindungan terhadap banyak penyakit seperti radang otak dan diabetes dan membantu melindungi dari penyakit-penyakit biasa seperti infeksi telinga, diare demam dan melindungi dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi. Ketiga, Pemberian ASI akan menghemat pengeluaran keluarga yang digunakan untuk membeli susu formula dan segala perlengkapannya.dan masih banyak lagi manfaat yang lainnya.

Tantangan Promosi Kesehatan ASI Eksklusif

Dalam melakukan promosi pemberian ASI Eksklusif kepada bayi selama 6 bulan tidak mudah dilakukan, bukan berarti tidak bisa dilakukan oleh semua pihak. Ada beberapa tantangan dalam melakukan promosi ASI Eksklusif, Pertama, Promosi ASI Eksklusif kalah cepat dengan promosi susu formula hal ini disebabkan biaya promosi yang sangat mahal sehingga hal ini berdampak pada pemahaman masyarakat bahwa susu formula bayi sangat bayi. Kedua, ibu yang tidak memberikan ASI kepada anaknya dengan alasan: ASI yang tidak banyak atau tidak keluar, anatomi payudara ibu bermasalah, tradisi di masyarakat yang tidak mendukung, kurangnya dukungan suami/keluarga kepada ibu untuk member ASI Eksklusif, perempuan pekerja baik negeri/swasta sehingga tidak sempat member ASI. Ketiga, petugas kesehatan, sebagai reinforcing factor (faktor penguat) sangat berperan terhadap tindakan ibu dalam pemberian ASI. Dalam prakteknya, malah sebagian petugas kesehatan menganjurkan ibu untuk memberi susu formula dengan alasan ASI ibu tidak keluar/sedikit, dan adanya insentif yang didapat jika petugas kesehatan member susu formula. Keempat, belum adanya peraturan dari pemerintah dalam mempromosikan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif.

Tantangan di atas bukan berarti tidak bisa kita selesaikan, tinggal bagaimana menyelesaikannya sesuai dengan porsi masing-masing. Salam sehat.!!


11 Agustus 2010

KISAH DUA EKOR KATAK


T.C HAMLETT bertutur tentang dua ekor katak. Dua katak jatuh ke dalam sekaleng es krim. Sisi-sisi kaleng itu mengkilap dan curam, sedangkan krimnya begitu dalam dan dingin.

oh, bagaimana ini? Kata katak pertama. ”Ini takdir, tidak ada pertolongan. Selamat tinggal, sahabatku! Selamat tingal, dunia yang menyedihkan! Ungkapnya lagi sambil menangis dan akhirnya tenggelam.

Akan tetapi, katak kedua yang juga terjatuh ke dalam sekaleng es krim itu langsung mengayuhkan kakinya tuk berenang. Sesaaat dia menyeka wajah dan mengeringkan matanya yang penuh krim.

”Paling tidak, aku akan berenang sejenak,”katanya. ”Tidak akan membantu dunia jika katak lagi mati.”

Satu atau dua jam dia menendang dan berenang,ng dan berenang tidak sekalipun dia berhenti untuk mengeluh. Tetapi terus menendang dan berenang serta berenang dan menendang. Kayuhan kaki si katak kedua ini, akhirnya membuat es krim yang ada dalam kaleng ntersebut lambat laun mulai mengeras. Setelah es krim itu mulai berubah seperti mentega, katak itu pun melompat.

Satu hal yang membedakan dua katak dalam di atas adalah cara pandang mereka terhadap dunia sekelilingnya. Bagaimana mereka melihat persoalan yang dihadapi apakah sebagai hambatan atau tantangan? Sama hal juga dalam kehidupan seperti pekerjaan, keluarga dan sebagainya itu tergantung cara pandang kita terhadapnya.

2 Agustus 2010

Peluang Usaha

Bagaimana yang ingin menghasilkan uang dalam hitungan. silahkan Anda klik link berikut:

15 Juli 2010

Metode dalam pelatihan

1. Cermah

Pengertian
Metode ceramah yang dimaksud disini adalah ceramah dengan kombinasi metode yang bervariasi. Mengapa disebut demikian, sebab ceramah dilakukan dengan
ditujukan sebagai pemicu terjadinya kegiatan yang partisipatif (curah pendapat,
disko, pleno, penugasan, studi kasus, dll). Selain itu, ceramah yang dimaksud disini
adalah ceramah yang cenderung interaktif, yaitu melibatkan peserta melalui
adanya tanggapan balik atau perbandingan dengan pendapat dan pengalaman
peserta. Media pendukung yang digunakan, seperti bahan serahan (handouts),
transparansi yang ditayangkan dengan OHP, bahan presentasi yang ditayangkan
dengan LCD, tulisan-tulisan di kartu metaplan dan/kertas plano, dll.

2. Permainan (games)

Pengertian
Permainan (games), populer dengan berbagai sebutan antara lain pemanasan
(ice-breaker) atau penyegaran (energizer). Arti harfiah ice-breaker adalah
‘pemecah es’. Jadi, arti pemanasan dalam proses belajar adalah pemecah situasi
kebekuan fikiran atau fisik peserta. Permainan juga dimaksudkan untuk
membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat, dan antusiasme.
Karakteristik permainan adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan
(fun) serta serius tapi santai (sersan). Permainan digunakan untuk penciptaan
suasana belajar dari pasif ke aktif, dari kaku menjadi gerak (akrab), dan dari jenuh
menjadi riang (segar). Metode ini diarahkan agar tujuan belajar dapat dicapai
secara efisien dan efektif dalam suasana gembira meskipun membahas hal-hal
yang sulit atau berat.Sebaiknya permainan digunakan sebagai bagian dari proses
belajar, bukan hanya untuk mengisi waktu kosong atau sekedar permainan.
Permainan sebaiknya dirancang menjadi suatu ‘aksi’ atau kejadian yang dialami
sendiri oleh peserta, kemudian ditarik dalam proses refleksi untuk menjadi
hikmah yang mendalam (prinsip, nilai, atau pelajaran-pelajaran).

3. Simulasi

Pengertian
Bermain peran pada prinsipnya merupakan metode untuk ‘menghadirkan’ peranperan
yang ada dalam dunia nyata ke dalam suatu ‘pertunjukan peran’ di dalam
kelas/pertemuan, yang kemudian dijadikan sebagai bahan refleksi agar peserta
memberikan penilaian terhadap . Misalnya: menilai keunggulan maupun
kelemahan masing-masing peran tersebut, dan kemudian memberikan saran/
alternatif pendapat bagi pengembangan peran-peran tersebut. Metode ini lebih
menekankan terhadap masalah yang diangkat dalam ‘pertunjukan’, dan bukan pada
kemampuan pemain dalam melakukan permainan peran.

4. CURAH PENDAPAT (BRAINSTORMING)

Pengertian
Metode curah pendapat adalah suatu bentuk diskusi dalam rangka menghimpun
gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman, dari semua peserta.
Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi
(didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada
penggunaan metode curah pendapat pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi.
Tujuan curah pendapat adalah untuk membuat kompilasi (kumpulan) pendapat,
informasi, pengalaman semua peserta yang sama atau berbeda. Hasilnya
kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman, atau peta gagasan (mindmap)
untuk menjadi pembelajaran bersama.

7 Juli 2010

ASI dan Keuntungannya


ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat.
Memberikan ASI kepada bayi anda bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan untuk ibu.

Keuntungan untuk bayi:
• ASI adalah makanan alamiah yang disediakan untuk bayi anda. Dengan komposisi nutrisi yang sesuai untuk perkembangan bayi sehat.

• ASI mudah dicerna oleh bayi.

• Jarang menyebabkan konstipasi.

• Nutrisi yang terkandung pada ASI sangat mudah diserap oleh bayi.

• ASI kaya akan antibody(zat kekebalan tubuh) yang membantu tubuh bayi untuk melawan infeksi dan penyakit lainnya..

• ASI dapat mencegah karies karena mengandung mineral selenium.

• Dari suatu penelitian di Denmark menemukan bahwa bayi yang diberikan ASI sampai lebih dari 9 bulan akan menjadi dewasa yang lebih cerdas. Hal ini diduga karena Asi mengandung DHA/AA.

• Bayi yang diberikan ASI eksklusif samapi 4 bln akan menurunkan resiko sakit jantung bila mereka dewasa.

• ASI juga menurunkan resiko diare, infeksi saluran nafas bagian bawah, infeksi saluran kencing, dan juga menurunkan resiko kematian bayi mendadak.

• Memberikan ASI juga membina ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi.


Keuntungan untuk ibu:
• Memberikan ASI segera setelah melahirkan akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi resiko perdarahan.

• Memberikan ASI juga membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil.

• Menyusui (ASI) membakar kalori sehingga membantu penurunan berat badan lebih cepat.

• Beberapa ahli menyatakan bahwa terjadinya kanker payudara pada wanita menyusui sangat rendah.

Karena begitu besar manfaat dari ASI maka WHO dan UNICEF menganjurkan agar para ibu memberikan ASI EKSKLUSIF yaitu hanya memberikan ASI saja tanpa makanan pendamping hingga bayi berusia 6 bulan.

Begitu banyak keuntungan yang diberikan Air Susu Ibu baik untuk ibu maupun bayi. Berikanlah Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi anda sebagai hadiah terindah dalam menyambut kelahirannya.

Jadi berikan anak Anda ASI sekarang...